Visi
Di bawah perlindungan Santo Mikael dan meneladan Keluarga Kudus Nazareth, Umat Paroki Semarang Indah sebagai Persekutuan Umat yang selalu berjiwa muda dan aktual untuk mewujudkan Gereja bahagia, menginspirasi dan menyejahterakan.
Misi
-
MISI GEREJA SANTO MIKAEL SEMARANG INDAH
1. Paroki Semarang Indah adalah Persekutuan Umat Beriman Semarang Indah yang dibangun atas dasar iman kepada Allah TriTunggal. Persekutuan yang terus berziarah menghadirkan Kerajaan Allah dengan mendengarkan dan melaksanakan Sabda Sang Putra. Persekutuan yang dalam terang Roh Kudus terus menghargai dan menjaga kearifan lokal dan keberagaman yang ada.
2. Persekutuan yang berjiwa muda menjamin proses regenerasi kepengurusan yang berjalan dengan baik, semangat untuk terus belajar dalam segala hal untuk pengembangan diri, mempergunakan dengan bijaksana kemajuan teknologi dan media sosial. Persekutuan yang aktual mengajak mewujudkan pastoral yang berdasarkan data dan realita. Aktualitas yang diwujudkan kerapian dalam administrasi dan kebiasaan evaluasi untuk perbaikan.
3. Malaekat Agung, Santo Mikael menjadi pemimpin dalam perjuangan dan peziarahan mewujudkan perekutuan yang Allah kehendaki. Paroki mewujudkan diri sebagai “Laskar Kristus” yang mewujukan kesatuan dan kerja sama yang dari setiap anggota yang sadar akan tugas dan perananya, mewujudkan gerak serempak dalam menyuarakan kebenaran dan keadilan dan mewujudkan semangat kejujuran dan bertanggung jawab dalam setiap kegiatan.
4. Paroki dibangun atas kesatuan keluarga-keluarga Kristiani terus berjuang menjadikan diri sebagai Keluarga Kudus Nazareth dengan menganimasi dan membantu setiap keluarga dalam meneladan keutamaan Keluarga Kudus; menghadirkan kekudusan dengan menempatkan Yesus sebagai pusat dan puncak hidup manusia melalui pelayanan sacramental dan kegiatan devosional, menghayati semangat kesetiaan kerendahan hati, pelayanan dan kerja keras, kesabaran dan kelemahlembutan, keterbukaan dan penerimaan.
5. Semua umat sebagai anggota Gereja merasakan kebahagian menjadi anggotanya. Kebahagian yang dirasakan dalam semangat bersaudaraan, saling menghargai dan menghormat, serta kerja sama yang selalu melibatkan semua orang dalam semangat sinodal. Kebahagiaan yang menjadikan keberagaman dan perbedaan menjadi kesempatan untuk saling melengkapi dan menyempurnakan. Kebahagiaan yang dirasakan saat umat dengan suka cita terlibat aktif dalam dinamika kegiatan Paroki.
6. Gereja yang selalu sadar akan perutusan menjadi ”rasul”modern. Gereja yang selalu menghadirkan, memperjuangkan dan mewartakan nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari. Gereja yang terbuka berani memberikan kesaksian iman dalam perkataan dan pengajaran, tetapi juga dan terutama dalam keteladanan dan aksi nyata dalam tindakan. Gereja yang dengan berani terus menyuarakan kebenaran dan keadilan.
7. Gereja yang berjuang menjadikan dirinya sebagai sakramen hidup. Gereja yang selalu menghadirkan secara nyata kasih Allah kepada semua orang merasakan kasih Allah yang dalam kehidupan sehari-hari. Gereja yang selalu diwarnai dengan semangat empati, peduli, solidaritas dan semangat berbagi. Gereja yang selalu memeberi perhatian kepada mereka yang kurang beruntung dan membutuhkan dukungan.